Skip to main content

KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT KAMPUNG KITA

Pengembangan Masyarakat dapat dimaknai sebagai proses pembangunan sumberdaya manusia / masyarakat dalam bentuk penggalian kemampuan pribadi, kreatifitas dan daya pikir serta tindakan yang lebih baik dari waktu sebelumnya.

Pengembangan Masyarakat mempunyai banyak arti dan penafsiran namun demikian pada dasarnya pengembagan masyarakat tidak akan lepas dari inisiatif, peran serta dan kemandirian.

Sejalan dengan hal tersebut, KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT (KSM) KAMPUNG KITA memposisikan sebagai fasilitator dan mediator untuk merealisasikan beberapa program berkelanjutan terkait dengan pengembangan masyarakat melalui beberapa program yang terangkum dalam 4 (Empat) Program Operasional Lembaga Pengembangan Masyarakat, yaitu :

  • Program Pendidikan & Pelatihan
  • Program Seni & Budaya
  • Program Kesehatan & Lingkungan
  • Program Sosial & Ekonomi

Sebagai bentuk realisasi program operasiona di atas, WISATA KAMPUNG PAMAN TOM merupakan salah satu upaya yang dilakukan sekaligus sebagai Pilot Project kegiatan operasional kami.




ARAH PROGRAM OPERASIONAL

Program Operasional KSM KAMPUNG KITA  disusun dalam bentuk beberapa PILOT PROJECT dan salah satunya berupa konsep terpadu dengan penguatan bidang PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT.

Pilot Project / Proyek percontohan pengembangan wisata ini dibuat dan dikembangkan dengan harapan tercapai tujuan jangka panjang dan berkelanjutan dengan titik berat pada :

  • Income - Generation
  • Ecotourism
  • Agrotourism
  • Conservation







MULTIPLIER EFFECT

Konsentrasi kegiatan tidak hanya bertumpu pada satu Proyek Percontohan / Pilot Project saja, melalui konsep strategi pengembangan proyek secara simultan, diharapkan akan memberikan manfaat positip dengan terbentuknya Pilot Project yang lain. Keberhasilan satu bidang kegiatan , diarahkan dapat mendorong terbentuknya beberapa Usaha Mandiri yang dikelola langsung oleh masyarakat.

Untuk keberhasilan kegiatan, sistem pendampingan dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan program, dan dievaluasi tingkat keberhasilannya.


KEMITRAAN

Konsep kemitraan dibangun dalam upaya mengajak peran serta semua pengambil keputusan "stake holder" untuk ikut mebantu merealisasikan program pengembangan masyarakat ini.

Pendanaan proyek yang difasilitasi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kampung Kita  digali dari beberapa penggalangan jaringan kemitraan dari :

  • SWADAYA ( PENGEMBANGAN USAHA )
  • LEMBAGA DANA LOKAL
  • LEMBAGA DANA ASING
  • PEMERINTAH
  • PELAKU USAHA SWASTA
  • DONATUR


Demikian sekilas tentang upaya kecil dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) KAMPUNG KITA sebagai bentuk peran serta dalam pengembangan masyarakat secara umum.

Kami masih membutuhkan partisipasi aktif berupa dukungan saran membangun dan pendanaan untuk merealisasikan beberapa proyek; untuk yang berempati dan ingin berpartisipasi atas upaya yang sedang kami masilitasi , dapat hubungi kontak kami.

Salam Hijau
EARTH FOR CHILD
WISATA KAMPUNG PAMAN TOM

Popular posts from this blog

KAMPUNG 1000 KAKTUS DI LEMBANG | Wisata Outbound Bandung

Kampung 1000 Kaktus di Lembang . Wisata Kampung Paman Tom Lembang sebagai salah satu tempat kegiatan outbound dengan konsep DILUAR BIASANYA yang ada di Bandung. Berwisata sambil berkegiatan Team Building Treasure Hunt - Amazing Race akan dapat diperoleh di Kampung Kaktus Lembang ini. KAMPUNG 1000 KAKTUS LEMBANG Kampung 1000 Kaktus di Lembang merupakan konsep paket yang diharapkan dapat menjadi matra baru dan perbendaharaan tempat kunjungan wsata outbound di Lembang Bandung. Berbeda dengan tempat wisata outbound pada umumnya, Secara tidak langsung kita akan terlibat dalam upaya konservasi budaya serta menumbangkan upaya untuk pemberdayaan pemuda produktif serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pemukiman, saat melebur dalam kegiatan outbound di tempat wisata ECGRO di " THE THOUSANDS CACTUS VILLAGE"  Lembang Bandung ini APA ITU ECGRO ? ECGRO, merupakan istilah singkatan dari Ecotourism (ekowisata) dan Agrotourism (agrowisata) yang dikemas secara terpadu dengan

ORCHID FOREST LEMBANG : Konsep Ekowisata di Lembang Bandung

ORCHID FOREST LEMBANG , merupakan kawasan wisata dengan konsep ekowisata berthema kebun anggrek. Kawasan wisata Orchid Forest Lembang dikembangkan dengan konsep terpadu sebagai pusat budidaya, konservasi dan penangkaran tanaman / bunga anggrek langka berkelas dunia. Melengkapi kenyamanan saat beraktiftas di tempat wisata Orchid Forest ini, pengelola menyediakan beberapa fasilitas pendukung berupa sarana aktifitas outbound, aktifitas olah raga dan leisure. Taman wisata dengan thema berbagai jenis bunga anggrek ini, dilengkapi juga beberapa jenis tanamana langka lainnya seperti bunga bangkai. Dengan konsep ini , kawasan Orchid Forest dikembangkan tidak hanya sebagai tujuan wisata umum, konsep pendidikan atau wisata edukasi menjadi unggulan di tempat wisata ini. Pengembangan kawasan wisata Orchid Forest Lembang dibangun secara bertahap. untuk phase pertama beberapa fasilitas untuk pengunjung sudah lengkap, seperti  : Coffee Corner , tempat wisata kuliner yang dikelola oleh A

Konsep Wisata Kampung Paman Tom di CIKIDANG - LEMBANG BANDUNG

Wisata Kampung Paman Tom , dikembangkan sebagai upaya untuk membangun ekonomi masyarakat di sektor pariwisata. Dengan konsep ini, diharapkan dapat menstimulasi perkembangan sektor lain yang terkait. Kegiatan Kampung Wisata di Lembang Bandung ini dikembangkan oleh KAMPUNG KITA, sebuah kelompok swadaya masyarakat dengan sasaran kegiatan untuk Pengembangan Masyarakat Bantuan dan saran maupun pengembangan dapat menghubungi kami di : COMMUNITY DEVELOPMENT Jalan Maribaya 219 RT.04 RW.03 Desa Langensari, Kampung Cikidang, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung 0812 183 1184 0852 9529 7313 Pengembangan Wisata Kampung  di Cikidang Langensari Lembang WISATA KAMPUNG PAMAN TOM (Konsep Pengembangan Ekowisata Berbasis Pengembangan Masyarakat) Oleh : Kelompok Swadaya Masyarakat Kampung Kita Pendahuluan Lembang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia.Kecamatan Lembang berada pada ketinggian antara 1.312 hingga 2.080 meter di atas permuka