Konsep Wisata Kampung Paman Tom di CIKIDANG - LEMBANG BANDUNG



Wisata Kampung Paman Tom , dikembangkan sebagai upaya untuk membangun ekonomi masyarakat di sektor pariwisata. Dengan konsep ini, diharapkan dapat menstimulasi perkembangan sektor lain yang terkait.
Kegiatan Kampung Wisata di Lembang Bandung ini dikembangkan oleh KAMPUNG KITA, sebuah kelompok swadaya masyarakat dengan sasaran kegiatan untuk Pengembangan Masyarakat

Bantuan berupa saran maupun material masih kami harapkan dari donatur, dengan menghubungi kami di :
KAMPUNG KITA
COMMUNITY DEVELOPMENT
Jalan Maribaya 219 RT.04 RW.03
Desa Langensari, Kampung Cikidang, Kecamatan Lembang
Kabupaten Bandung


Telp. 0812 183 1184 (taufik)
email : earthforchild@yahoo.co.id


www.earthforchild.blogspot.com


Pengembangan Wisata Kampung di Cikidang Lembang dengan Mengembangan Kegiatan WISATA KAMPUNG PAMAN TOM
(Konsep Pengembangan Ekowisata Berbasis Pengembangan Masyarakat)

Oleh :
Kelompok Swadaya Masyarakat Kampung Kita

Pendahuluan
  • Lembang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia.Kecamatan Lembang berada pada ketinggian antara 1.312 hingga 2.080 meter di atas permukaan laut. Titik tertingginya ada di Puncak Gunung Tangkuban Parahu. Sebagai daerah yang terletak di pegunungan, suhu rata-rata berkisar antara 17°-27°C.Penduduk Lembang sebagian besar bermata pencarian sebagai petani, pedagang, pekerja sektor informal (buruh, pengemudi, dan sebagainya).
  • Di kecamatan yang terbagi menjadi 16 Desa ini terdapat Observatorium Bosscha, serta berbagai tempat wisata seperti Gunung Tangkuban Perahu, Pemandian Maribaya, Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dago Pakar), Hutan Wisata Cikole (Cikole Junggle Park) dan lain-lain.
  • Kampung Cikidang merupakan wilayah yang berada di Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung, memiliki berbagai potensi, terutama sumberdaya alamnya yang sangat berpeluang untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata alam (eko wisata) yang unique dan bernilai jual tinggi. Dan berpeluang untuk dijadikan alternatif lapangan kerja baru bagi masyarakat.
  • Wisata Kampung Cikidang dikembangkan dan dipasarkan mulai Januari 2008, dengan mengembangkan paket perjalanan wisata (trekking) dengan atraksi wisata yang ada di tengah kehidupan masyarakat (kegiatan ekonomi, kesenian, budaya, dsb). Serta diarahkan menjadi Paket Wisata Pendidikan dan Konservasi.


Analisa Situasi
(SWOT : Strenght, Weakness, Opportunities, Threats)

Strenght ( Kekuatan )
  • Potensi alam yang bagus, indah dan bebas polusi
  • Hasil alam berupa sayurann buah-buahan, dan bunga, menjadi daya tarik yang memiliki nilai jual wisata yang tinggi
  • Memiliki peluang pengembangan paket-paket wisata yang unique, dan menarik dengan nilai jual tinggi
  • Masyarakat masih mempertahankan nilai seni budaya tradisional.
  • Lokasinya berdekatan dengan kota Bandung, yang sudah dikenal sampai mancanegara.
  • Dapat dijadikan inti pengembangan untuk daerah sekitarnya (konsep wisata system plasma).
  • Kemudahan akses meuju lokasi, karena berada pada jalur jalan kabupaten. (jalur jalan menuju kawasan wisata Maribaya)

Weakness (Kelemahan)
  • Pandangan masyarakat umum (sebagai target calon pembeli/pengunjung) masih kurang terhadap jenis “ekowisata” di kampung.
  • Belum ada penanganan secara serius, terutama kegiatan ekowisata (lembaga swadaya masyarakat sebagai motor penggerak)
  • Sumber Daya Manusia yang masih perlu di optimalkan
  • Koodinasi dengan operator wisata (terutama hotel-hotel yang ada di sekitar Lembang) belum terjalin.
  • Kegiatan networking / pengembangan jaringan kerja belum dibentuk secara optimal.
  • Belum adanya program pemerintah, yang secara serius dan berkelanjutran mengembangkan wisata berbasis pengembangan masyarakat (community development)

Opportunities (Peluang)
  • Memiliki nilai jual yang tinggi melalui konsep wisata alam terpadu dengan konsep ‘Stop Global Warming’ dan Pengembangan Masyarakat
  • Memiliki market yang besar di Jabotabek dan Bandung
  • Memiliki peluang market dari mancanegara/ekspatriat yang besar, karena mereka lebih bisa menghargai konsep wisata yang berwawasan lingkungan.
  • Memberikan kontribusi terhadap kegiatan ekonomi masyaraka sekitar proyek , sekaligus sebagai bentuk Community Development.
  • Dapat dijadikan paket wisata alam dengan konsep kerjasama dengan Hotel-Hotel yang berada di sekitar Lembang, Bandung

Threats (Ancaman)
  • Bencana alam (gempa dan angin) sehingga orang menjadi takut
  • Krisis ekonomi dan menurunnya daya beli masyarakat
  • Dimungkinkan munculnya LSM / pihak – pihak tertentu yang memiliki kepentingan sendiri, sehingga memperlambat proses pengembangan.
  • Pengembangan kunjungan wisata di tengah permukiman penduduk, dimungkin timbulnya perubahan perilaku kearah negatife di tengah masyarakat



Konseptual
Wisata Kampung, merupakan alternatif wisata alam / ekowisata yang diharapkan memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan berbagai sector kehidupan masyarakat, terutama peningkatan ekonomi (melalui tambahan pendapatan dari kegiatan kunjungan wisata).

Wisata Kampung, diarahkan untuk kerjasama dengan perusahaan besar yang ada di sekitar kawasan; sebagai bentuk program CSR (Corporate Social Responsibility) / Community Development.

Kampung Cikidang dijadikan inti pengembangan daerah kunjungan wisata alam, dengan melibatkan unsure/potensi yang ada di desa / kampong lain yang ada di sekitar wilayah ini.
Melalui pengembangan Wisata Kampung di Cikidang ini, diharapkan memberikan khasanah / kekayaan daerah kunjungan wisata baru yang ada di Lembang, Bandung. Pada akhirnya kunjungan wisatawan semakin meningkat.

Pengembangan Wisata Kampung Cikidang diharapkan menjadi “Snow Ball / Bola Salju” yang akan semakin membesar pada saat digulirkan, dalam hal ini memberikan dampak pertumbuhan sector lain secara positip , misal perbaikan infrastruktur (terutama jalan dan penyediaan air bersih) di lingkungan permukiman penduduk.

Pengelolaan
  • Wisata Kampung Cikidang, sasarannya diarahkan sebagai kegiatan wisata yang dikelola oleh masyarakat sendiri.
  • Dalam tahap awal, diperlukan tenaga / motor penggerak dengan tidak berorientasi semata-mata terhadap materi.
  • Wisata Kampung Cikidang, dikembangkan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat Kampung Kita. Untuk kegiatan pengembangan jaringan / pemasaran dan pengelolaan paket wisata diarahkan dikelola secara swadaya oleh Kelompok Penggerak Wisata masyarakat setempat dengan pendampingan dari OCTAGON INDONESIA.
  • Proses sosialisasi saat ini masih dalam tahap tingkat Kepala Desa. Untuk proses sosialisasi kepada masyarakat dilakukan secara bertahap dan simultan, melalui upaya menarik kunjungan tamu ber wisata kampong.


Dibuat oleh :
Kelompok Swadaya Masyarakat Kampung Kita